Jelang Pertemuan Di Madrid, Rafael Nadal Puji Carlos Alcaraz
k9win - Rafael Nadal mungkin menjadi salah satu petenis yang paling berprestasi dalam sejarah, tetapi ia yakin ia akan menjadi kuda hitam pada laga berikutnya melawan Carlos Alcaraz di Madrid Open.
Juara Australian Open musim 2022 melakoni turnamen clay-court pertama pada musim ini setelah menepi dari turnamen ATP selama lebih dari satu bulan akibat cedera tulang rusuk. Ia berjuang ekstra keras demi melenggang ke perempatfinal Madrid Open dengan menumbangkan David Goffin pada laga maraton. Ia mengamankan empat peluang match point sebelum memetik kemenangan ke-1050 dalam kariernya dengan 6-3, 5-7, 7-6 dalam waktu kurang lebih selama 3 jam.
Menantikan mantan petenis peringkat 1 dunia di perempatfinal adalah petenis yang digadang-gadang menjadi penerusnya, yakni Carlos Alcaraz. Petenis berusia 19 tahun saat ini di tengah-tengah musim penuh gebrakan setelah menorehkan sejumlah pencapaian, termasuk menjadi petenis termuda yang memenangkan gelar turnamen ATP level 500 dan petenis termuda yang pernah memenangkan Miami Open.
Laga di antara kedua petenis tuan rumah akan menjadi pertemuan ketiga mereka di turnamen ATP sekaligus pertemuan kedua di Madrid Open. Petenis yang 16 tahun lebih tua daripada Alcaraz memenangkan dua pertemuan mereka sebelumnya. Tetapi kali ini ia yakin petenis berusia 19 tahun akan memiliki keuntungan.
“Saya pikir kali ini ia lebih baik daripada saya dan memiliki dinamika serta momentum yang baik,” komentar Nadal tentang Alcaraz.
“Saya pikir saya orang yang sangat realistis dan hal itu tidak membuat saya tidak mempercayai bahwa saya bisa menang, tetapi saya pikir saat ini Carlos berada dalam kondisi fisik dan pikiran yang lebih baik. Saya tiba di Madrid tanpa melakoni pertandingan. Ia lebih muda, jadi, ia memiliki energi ekstra.”
k9win - Sebagai petenis yang mendominasi turnamen clay-court di musim-musim sebelumnya, target petenis unggulan ketiga berbeda dibandingkan sebelumnya karena pemulihan dari cedera dan juga menjaga kondisi kaki yang di paruh kedua musim lalu menyebabkannya absen sampai akhir musim. Ia mengalami Mueller-Weiss Syndrome yang menyebabkan rasa sakit kronis pada kaki.
“Pada akhirnya, hal yang paling penting adalah bukan siapapun yang lebih baik terkait aspek itu. Baginya (Alcaraz), ya, momentum untuk terus menang, tetapi bagi saya, pada akhirnya adalah siapa yang akan berada dalam kondisi lebih baik dalam tiga pekan dan itu target saya,” tutur Nadal.
“Sayangnya, itu realitas saya saat ini dan itu target yang saya miliki, target yang saya tetapkan untuk diri saya, karena saya selalu mengatakan bahwa saya tidak pernah melihat turnamen seperti di Madrid, Roma sebagai persiapan menuju turnamen lain, karena mereka turnamen yang paling penting bagi saya.”
Alcaraz mengincar untuk menjadi petenis belia pertama yang menundukkan Nadal di turnamen clay-court. Petenis berusia 35 tahun saat ini mencatatkan 20-0 melawan petenis yang seusia juara Barcelona Open musim 2022.

Komentar
Posting Komentar